TMMD Wujudkan Mimpi Warga Desa Kutorembet Dengan Pembangunan Jalan Desa


Pekalongan - Gelaran TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2021 Di Desa Kutorembet Kecamatan Lebakbarang Kabupaten Pekalongan telah selesai. Acara serah terima dilaksanakan, Rabu (15/7/2021) di Aula Kecamatan Lebakbarang.

Dalam kegiatan tersebut hadir Bupati Pekalongan Fadia Arafiq,SE.M.M beserta Wakil Bupati H.Riswadi,SH, beserta OPD terkait, perwakilan DPRD Pekalongan, Kasdim 0710 Pekalongan Mayor Inf Raji beserta jajaran, Camat Lebakbarang Toharno,S.sos,M.Si, serta Kepala Desa se Kecamatan Lebakbarang. 

Dalam sambutanya, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq mengajak seluruh elemen masyarakat Desa Kutorembet untuk menjaga infrastruktur yg sudah di berikan oleh TNI yg berkerjasama dengan Forkopimda berupa pembangunan jalan desa sepanjang 1.800 meter lebar 2,3 meter.

"Pembangunan jalan ini sudah dinanti-nantikan oleh masyarakat bukan hanya dapat membantu aksesibilitas masyarakat untuk mereka yang akan bekerja, bersekolah, beribadah, berkegiatan sosial, dan aktivitas lainnya," katanya. 

Dijelaskanya, Kegiatan TMMD ini merupakan wujud nyata Bhakti TNI yang dilaksanakan secara terpadu dan lintas sektoral antar Kementerian, Pemerintah Daerah serta Komponen Masyarakat sebagai upaya mendukung pemerintah dalam rangka percepatan pembangunan di wilayah tertinggal, terpencil terisolir serta diharapkan akan meningkatkan kesejahteraan rakyat. 

"Dengan momentum TMMD ini kami mengajak semua elemen pemerintah dan masyarakat untuk berkolaborasi dan bersinergi untuk berkontribusi dalam membangun Desa Mari membangun desa dengan tanpa pernah meninggalkan kearifan lokal yang dimilikinya. Mencukupi kebutuhan fasilitas pelayanan dasar, meningkatkan kualitas SDM, meningkatkan kemandirian, spiritualitas, kreatifitas dan inovasi serta membangun karakter kebangsaan dan kabudayan yang baik," terangnya.

Sementara itu, Dandim 0710 Pekalongan dalam sambutanya yang dibacakan oleh Kasdim Mayor inf Raji mengatakan, sasaran dalam Kegiatan TMMD saat ini meliputi pekerjaan pengaspalan burda dengan panjang 1.800 meter lebar 2.3 meter. 

"Pelaksanaan TMMD ini tidak hanya sasaran fisik saja tapi juga diimbangi dengan pencapaian sasaran non fisik berupa penyuluhan tentang Wasbang, penyuluhan Kamtibmas, penyuluhan pertanian, penyuluhan Bumdes, penyuluhan PKK, Penyuluhan KB, penyuluhan Kesehatan dan penyuluhan lainnya," paparnya. 

Ditambahkanya, pembangunan non fisik ini sangat dibutuhkan dalam rangka membangun dan memperkokoh jiwa dan semangat nasionalisme masyarakat terutama dalam menangkal Pandemi Covid-19 yang menjadi ancaman stabilitas keamanan bangsa terutama stabilitas kesehatan Nasional.

"TMMD merupakan program kerja terpadu dan berkelanjutan antara TNI,Polri, Kementerian/Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) yang mensinergikan program masing-masing instansi untuk membantu meningkatkan percepatan pembangunan didaerah-daerah, sehingga meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat dengan Kriteria sasaran berupa daerah pedesaan khususnya daerah yang tergolong tertinggal/miskin, terisolasi/terpencil, daerah perbatasan dan daerah kumuh, pemukiman serta daerah lain yang terkena akibat bencana," pungkasnya.