Selama PPKM Darurat, Seluruh Objek Wisata di Batang Tutup Total

Batang-Pemkab Batang menutup total seluruh objek wisata, selama diberlakukan PPKM darurat yang berlangsung sejak 3-20 Juli mendatang.

Untuk mengoptimalkan penerapan PPKM Darurat di Kabupaten Batang, petugas gabungan yang terdiri dari Polres Batang, Kodim 0736/Batang, Satpol PP bersama Disparpora menggelar penertiban sarana umum yang berpotensi menimbulkan keramaian.

Sekretaris Disparpora Kabupaten Batang, Suprayitno menyampaikan, objek wisata yang ada di Batang semuanya tutup untuk sementara.

“Kalau tetap nekat buka, kami akan menutup izinnya,” tegasnya disela-sela 

mendampingi tim gabungan saat menertibkan sejumlah warung di tepi pantai Sigandu, Kabupaten Batang, Minggu (4/7/2021).

Beberapa objek wisata yang berada di bawah naungan Disparpora, sudah menutup sesuai arahan Bupati Batang.

“Ada pantai Sigandu, Ujungnegoro, THR Kramat dan objek wisata Bandar. Sedangkan kafe-kafe yang ada di tepi pantai, bukan wewenang kami, hanya saja tetap diberi pembinaan, karena itu merupakan binaan Disperindagkop,” ungkapnya.

Ia menegaskan, apabila mereka tetap membandel tim yang terdiri dari TNI/Polri, Dislutkannak, Disperindagkop, Disparpora bersama jajaran aparat setempat menindak tegas.

“Alternatifnya supaya tetap dapat penghasilan, kafe-kafe bisa tetap menerima pesanan, tapi dengan fasilitas antar, pembeli tidak boleh makan di tempat,” imbaunya.

Sementara itu tim gabungan mulai menertibkan sejumlah pedagang dan warga yang tetap nekat beraktivitas di sarana umum, mulai dari Kawasan Car Free Day, Bendungan Kramat, Pasar Sedondong.